Danramil 0305/Cipanas Wakili Dandim Lebak Hadiri Puncak HUT ke-34 TNGHS di Bogor

Bogor, – Danramil 0305/Cipanas Kodim 0603/Lebak, Lettu Inf Slamet Riyadi, mewakili Dandim 0603/Lebak menghadiri Perayaan Puncak Hari Ulang Tahun ke-34 Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), yang digelar di Bumi Perkemahan Sukamantri, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. pada Kamis, 26 Februari 2026 pukul 08.24 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 200 orang dari unsur pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, mitra kerja, serta pegiat konservasi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: Wakil Menteri Kehutanan RI, Rohmat Marzuki, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, Kadishut Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, S.T., M.Sc, Dandim 0621/Kab. Bogor diwakili Danramil 2113/Ciomas Mayor Cke Zurnalita, Kapolres Bogor diwakili Kapolsek Tamansari Iptu Azis, Dandim 0603/Lebak diwakili Danramil 0305/Cipanas Lettu Inf Slamet Riyadi, Dirjen KSDAE, Satyawan Pudjiatmoko, Kepala TNGHS, Didit Sulastyo, S.Hut., M.Si, Kepala Balai TNGHS, Awen Supranata, dan Sekcam Tamansari, Teguh. Rangkaian acara diawali dengan penampilan tari penyambutan, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Rimba Raya, pembukaan, doa, laporan Kepala TNGHS, serta sambutan-sambutan. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bogor menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak Taman Nasional, khususnya dalam mendukung pembangunan yang tetap memperhatikan aspek regulasi dan konservasi. Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian kawasan hutan yang memiliki peran vital sebagai penyangga kehidupan. Sementara itu, Wakil Menteri Kehutanan RI menegaskan bahwa TNGHS merupakan benteng keanekaragaman hayati dan sistem tata air penting bagi wilayah Jawa Barat dan Banten. Kawasan ini menjadi hulu bagi 115 sungai yang mengairi lahan pertanian serta memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kabupaten Bogor, Sukabumi, dan Lebak. Selain itu, kawasan ini juga menjadi habitat satwa langka yang dilindungi seperti Elang Jawa, Owa Jawa, dan Macan Tutul Jawa. Dalam momentum tersebut juga dilaksanakan pelepasliaran Elang Jawa oleh Wakil Menteri Kehutanan RI sebagai simbol komitmen pelestarian satwa endemik Indonesia. Acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata, foto bersama, penjelasan SOP pelepasliaran Elang Jawa oleh Koordinator PSSEJ, serta prosesi pelepasliaran satwa. Pada pukul 09.35 WIB, seluruh rangkaian kegiatan Perayaan Puncak HUT ke-34 TNGHS selesai dalam keadaan aman dan lancar. Perayaan HUT ke-34 TNGHS menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga fungsi ekologis dan hidrologis kawasan sebagai paru-paru Pulau Jawa. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dan generasi muda dalam menjaga kelestarian ekosistem serta memperkuat jejaring konservasi secara berkelanjutan. (Pen)